Seni Wayang Landung diciptakan oleh seniman Kabupaten Ciamis Pandu Radea, di adaptasi dari beberapa idiom tradisi. Bentuknya di ambil dari orang-orangan sawah namun wanda dan rupanya dari wayang golek. Terbuat dari jerami, eurih, kararas, dan janur. Memainkan Wayang Landung sama halnya dengan memainkan wayang golek, Karena tangannya di beri tuding bambu yang dipegang oleh seseorang penari yang memanggulnya. Kendati beratnya mencapai 25 kg, namun pemanggulnya dapat bergerak lincah untuk melakukan konfigurasi tari maupun berjalan jauh.
See also  Gembyung