Ciamis, 12/04/2022. Ditandai dengan penandatanganan Prasasti oleh Bupati Ciamis dan Kepala Kejaksaan Negeri Ciamis, Bale Sawala Restorative Justice di Nusa Pakel Panjalu Kecamatan Panjalu resmi sebagai Rumah Restorative Justice di Kabupaten Ciamis. Hadir dalam acara tersebut Unsur Forkopimda Kabupaten Ciamis, Pimpinan Perangkat Daerah, Unsur Pemerintah Desa dan Camat Panjalu serta pemangku kepentingan lainnya.

Restorative justice atau keadilan restoratif adalah sebuah proses dimana semua pihak yang berkepentingan dalam pelanggaran tertentu bertemu bersama untuk menyelesaikan secara bersama-sama begaimana menyelesaikan akibat dari pelanggaran tersebut demi kepentingan masa depan. Gagasan Restorative Justice memberi perhatian sekaligus pada kepentingan korban kejahatan, pelaku kejahatan dan masyarakat.

Rumah Restorative Justice merupakan salah satu program unggulan  yang dikembangkan oleh Kejaksaan Agung. Diluncurkan sebagai upaya dalam memudahkan penyelesaian perkara di luar jalur hukum atau peradilan dengan mengutamakan proses mediasi antara pelaku dan korban.

Bupati Ciamis dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi atas gagasan serta inovasi Kejaksaan Negeri Ciamis dengan dilaunchingnya Bale Sawala sebagai Rumah Restorative Juctice di Kecamatan Panjalu dan berharap program ini akan berjalan dengan baik sesuai yang diharapkan. Dan kedepan akan dibangun rumah restorative justice di tempat-tempat lainya, setidaknya di Eks Kewadanaan di Kabupaten Ciamis.

Harapannya dengan adanya restorative justice ini bisa meminimalisir masyarakat dan pihak yang berkonflik lainya untuk tidak langsung masuk penjara tetapi dapat diselesaikan melalui musyawarah dengan melibatkan para tokoh adat dan tokoh agama sehingga dapat meminimalisir pihak-pihak yang bersalah untuk masuk penjara.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Ciamis, Erny Veronica Maramba menyampaikan rumah restorative justice ini merupakan program dari Kejaksaan Negeri yang bertujuan sebagai tempat pelaksanaan mediasi musyarawah mufakat dan perdamaian untuk penyelesaian masalah. Dengan berpedoman pada prinsip asas hukum cepat, sederhana, dan biaya ringan sehingga perkara yang muncul di masyarakat tidak cepat-cepat lapor ke pihak yang berwajib. Pada posisi inilah perlunya peran tokoh adat, tokoh agama untuk mendamaikan perkara. Bale Sawala sebagai Rumah Restorative Justice di Kecamatan Panjalu dapat menjadi projek percontohan bagi kecamatan atau daerah lainnya di Kabupaten Ciamis.

See also  Bantu Masyarakat Terdampak Covid-19, Pemkab Ciamis Salurkan Bantuan Sosial

Menutup sambutannya, Kajari Ciamis menyampaikan bahwa Kejari Ciamis berkomitmen untuk ikut berkontribusi di Kabupaten Ciamis secara Cakap, Integritas, Akuntabel, Melayani, Inovatif dan Kolaboratif (CIAMIK).

Dispar/Cicih Sukaningsih