disparciamis.go.id, EKRAF CIAMIS-Ekonomi kreatif adalah sebuah konsep pada era ekonomi baru yang mengintensifkan informasi dan kreativitas dengan mengandalkan ide dan pengetahuan dari sumber daya manusia sebagai faktor produksi yang utama.

Dalam Diktum Instruksi Presiden No.6 Tahun 2009, ekonomi kreatif memiliki pengertian sebagai kegiatan ekonomi berdasarkan pada kreativitas, keterampilan, dan bakat individu untuk menciptakan daya kreasi dan daya cipta individu yang bernilai ekonomis dan berpengaruh pada kesejahteraan masyarakat.

Perkembangan ekonomi kreatif atau ekraf di Indonesa dimulai pada tahun 2006 di mana Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menginstruksikan untuk mengembangkan ekraf. Wujud dari pengembangan ini pertama kali adalah dengan pembentukan Indonesian Design Power oleh Departemen Perdagangan.

Sampai saat ini, Kemenparekraf terus menggencarkan potensi ekraf dengan tujuan besarnya sebagai kesejahteraan masyarakat. Ada 17 subsektor ekonomi kreatif yang perlu diketahui dan bisa menjadi sumber pendapatan bagi masyarakat, simak yuk apa saja!

1. Pengembang Permainan (Game)

Industri dan ekosistem permainan (game) lokal memiliki potensi besar untuk berkontribusi dalam ekonomi kreatif Tanah Air. Tercatat kontribusi game untuk ekraf Indonesia pada 2017 adalah 1,93 persen PDB, dengan 44.733 jumlah tenaga kerja di sub sektor ini dan terus bertambah.

Banyak peluang yang bisa didalami, baik sebagai pembuat maupun pemain profesional, mengingat demografi Indonesia semakin banyak segmen produktif dan jumlah middle income class yang tinggi.

2. Kriya

Kriya merupakan subsektor berciri khas Indonesia yang sangat dekat dengan industri pariwisata yang meliputi segala kerajinan berbahan kayu, logam, kulit, kaca, keramik, dan tekstil. Subsektor ini maju karena berlimpahnya material bahan baku yang tersedia dan tingginya kreativitas para pelaku industrinya.

Potensi Kriya Indonesia yang mengandung kearifan lokal tercatat sebagai salah satu dari tiga subsektor penyumbang PDB ekonomi kreatif terbesar dengan kontribusi lebih dari 14% untuk PDB ekraf pada rentang tahun 2018-2019.

3. Desain Interior

Desain interior adalah salah satu cabang seni rupa dan desain yang fokus terhadap perancangan ruang dan berbagai elemen-elemennya di dalam suatu bangunan. Penggunaan jasa desainer interior untuk merancang estetika interior hunian, hotel, dan perkantoran pun semakin meningkat.

Potensi ekonomi dari industri desain interior sangat menjanjikan, meskipun harus dijalankan oleh pelaku yang profesional dan bisa memenuhi keinginan pelanggan. Munculnya berbagai sekolah, konsultan, perusahaan, dan asosiasi desain interior menunjukkan adanya semangat dari sub sektor ini untuk berkembang di pasar nasional bahkan internasional.

4. Musik

Musik adalah cabang seni yang membahas dan menetapkan berbagai suara ke dalam pola-pola yang dapat dimengerti dan dipahami manusia. Sebsektor ini telah menjadi bagian dari kehidupan manusia sehari-hari, bahkan sebagian orang menjadikan musik sebagai kebutuhan hidup. 

See also  Angklung

Tantangan besar bagi pelaku musik ialah pembajakan karya yang masih marak sehingga menyebabkan perkembangan industri musik di Indonesia terhambat. Pembajakan tentunya menyebabkan turunnya kualitas dan kuantitas produksi, menurunnya apresiasi masyarakat, dan turunnya minat investasi.

5. Seni Rupa

Seni rupa adalah wujud budaya yang berasal dari pemikiran atau perasaan manusia dan mencerminkan manifestasi dari segala yang dilakukan oleh seseorang dengan menciptakan kemewahan, kenikmatan, dan kebutuhan spiritual.

Indonesia mempunyai potensi terbesar baik secara kualitas, kuantitas, pelaku kreatif, produktivitas, dan potensi pasar. Seni rupa Indonesia juga sudah memiliki jaringan yang sangat kuat baik dalam negeri ataupun di luar negeri.

6. Desain Produk

Desain produk merupakan proses kreasi sebuah produk yang menggabungkan unsur fungsi dengan estetika sehingga bermanfaat dan memiliki nilai tambah bagi masyarakat. Potensi besar ini turut menjadi angin segar bagi pertumbuhan produk lokal yang mencoba peruntungannya.

Populasi penduduk yang didominasi oleh usia produktif menambah potensi terbentuknya interaksi antara pelaku industri dan. Sub sektor desain produk juga didukung oleh para pelaku industri yang memiliki craftmanshift andal. Para desainer produk diharapkan bisa mengangkat kearifan lokal dan kekayaan budaya karya-karyanya.

7. Fashion

Tren fashion senantiasa berubah dengan cepat dan selalu muncul mode fashion baru dalam hitungan bulan. Ini tak lepas dari produktivitas para desainer fashion lokal yang inovatif serra munculnya generasi muda kreatif yang antusias dengan industri satu ini.

Masyarakat sebagai pasar pun juga semakin cerdas dan berselera tinggi dalam memilih fashion. Namun ternyata banyak tantangan yang harus dihadapi seperti kebanyakan pasar menganaktirikan fashion lokal dan memprioritaskan ruangnya untuk produk-produk impor.

8. Kuliner

Kuliner adalah hasil olahan yang berupa masakan berupa lauk-pauk dalam makanan sehari hari baik panganan maupun minuman. Sub sektor ini tidak terlepas dari kegiatan masak-memasak yang erat kaitannya dengan konsumsi makanan sehari-hari atau bisa juga makanan khas.

Sub sektor kuliner memberikan kontribusi yang cukup besar, yaitu 30% dari total pendapatan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Beberapa pelaku industri kuliner melihat ada beberapa hal yang harus diperbaiki dan dikelola secara lebih serius. Salah satu di antaranya adalah perlunya akses perizinan usaha melalui satu pintu sehingga lebih mudah dan efektif.

See also  Alat Dapur Alumunium

9. Film, Animasi dan Video

Film, Animasi dan Video mengalami perkembangan yang positif di Indonesia. Para rumah produksi mulai berlomba-lomba menggenjot produktivitasnya menggarap film yang berkualitas dari segi cerita sekaligus menguntungkan secara komersial.

Sub sektor Film, Animasi, dan video memiliki potensi menjadi lebih besar dengan peraturan hak karya intelektual, investasi dan permodalan, serta akses penonton yang lebih luas. Ada berbagai tantangan seperti minimnya SDM yang mempunyai keahlian di bidang tersebut sehingga pilihan untuk memperoleh tim produksi masih terbatas.

10. Fotografi

Fotografi merukana sub sektor yang berkembang pesat dari waktu ke waktu. Hal ini didukung oleh meningkatnya minat anak muda terhadap fotografi, seiring perkembangan media sosial dan peralatan yang makin terjangkau. Tak sedikit dari mereka yang kemudian memutuskan terjun di bidang ini sebagai profesional.

Disamping itu, tantangan seperti perlindungan HKI terutama untuk hak penggunaan karya fotografi, belum adanya pengarsipan karya-karya dan keikutsertaan kemenparekraf agar karya fotografi mendapatkan perhatian internasional dinilai belum maksimal. 

11. Desain Komunikasi Visual

Desain Komunikasi Visual atau Desain Grafis berperan penting dalam mendukung pertumbuhan bisnis pengusaha swasta, pemilik merek serta kelancaran program-program pemerintah. Ini merupakan potensi yang sangat menjanjikan dimana DKV bisa menyampaikan pesan-pesan tanpa harus banyak menjelaskan.

Potensi ini masih harus ditingkatkan, seperti kesadaran pasar tentang pentingnya desain grafis. Seringkali karya desaingrafis sering dinilai dengan harga yang kurang layak. Padahal para desainer grafis membutuhkan proses yang cukup panjang dalam bekerja, dari memikirkan filosofi, mengolah desain sehingga mempunyai makna, dan menghasilkan produk jadi.

12. Televisi dan Radio

Televisi dan Radio merupakan media penyebaran informasi yang paling ditunggu sebelum adanya telpon pintar dan internet. Meskipun keberadaannya sudah jarang diperhatikan, televisi dan radio masih mempunyai peran yang sangat besar dalam penyebaran informasi.

Keberadaan televisi dan radio sudah merata di semua lapisan masyarakat. Namun, tayangan televisi masa kini mulai menjauh dari kata berkualitas. Mayoritas stasiun merancang programnya hanya untuk mengejar rating tinggi, tak lagi memperhatikan kualitas program yang ditayangkan.

13. Arsitektur

Arsitektur adalah seni dan ilmu dalam merancang bangunan dan struktur lainnya. Sub sektpr arsitektur mencakup merancang dan membangun keseluruhan lingkungan binaan, mulai dari level makro yaitu perencanaan kota, perancangan perkotaan, arsitektur lanskap, hingga ke level mikro yaitu desain bangunan, desain perabot dan desain produk.

See also  Anyaman Bambu

Peran arsitektur di Indonesia sangat dinilai sangat penting dimana desain dan struktur pada karyanya mencerminkan budaya dan karakter bangsa. Potensi arsitektur yang sangat besar memiliki tantangan yang salah satu di antaranya adalah kekurangan arsitek di Indonesia. 

14. Periklanan

Periklanan merupakan industri stategis yang bisa dimanfaatkan untuk mnggaet lebih banyak pasar. Seiring perkembangan zaman, dunia periklanan terus menunjukan inovasi untuk bisa mengikuti dinamisme teknologi, media, dan lingkungan ekonomi dan sosial.

Iklan masih menjadi medium paling efisien untuk memublikasikan produk dan jasa terhadap pasar. Disamping itu, iklan mempunyai soft power berperan dalam membentuk pola konsumsi, pola berpikir, dan pola hidup masyarakat. Oleh karena itu sangat penting apabila sub sektor ini dikuasai oleh SDM lokal. 

15. Seni Pertunjukan

Seni pertunjukan adalah karya seni yang melibatkan tindakan individu atau kelompok pada lokasi dan waktu tertentu. Sub sektor ini mencakup kegiatan seni utama seperti teater, tari, musik, dan sirkus, tetapi kegiatan seni ini umumnya lebih dikenal sebagai seni pertunjukan.

Peran pemerintah tentu sangat diperlukan, terutama dalam menetapkan regulasi yang komprehensif untuk mendorong perkembangan seni pertunjukan lebih lanjut. Banyaknya jumlah seni pertunjukan baik tradisi maupun kontemporer yang selama ini dikreasikan, dikembangkan, dan dipromosikan, telah mendapatkan apresiasi dunia internasional.

16. Penerbitan

Pasar industri penerbitan memang tidak sebesar sub sektor yang lain, namun industri ini punya potensi yang tak kalah kuat. Banyak penerbitan besar dan kecil yang memungkinkan penerbitan buku dalam bentuk digital seiring perkembangan teknologi.

Penerbitan turut berperan aktif dalam membangun kekuatan intelektual bangsa. Karya-karya sastrawan, penulis, peneliti, dan para cendekiawan, tak lepas dari peran industri ini. Walaupun saat ini profesi penulis masih dianggap kurang menjanjikan, banyak para penulis muda yang sangat antusias, silih berganti menerbitkan karya-karyanya.

17. Aplikasi

Aplikasi merupakan bukti kemajuan teknologi yang meudahkan masyarakat untuk mendapatkan apa yang diinginkan hanya dengan menggunakannya di telepon pintar. Kemudahan dalam menjalankan berbagai aplikasi ini juga menjadi salah satu pendorong tumbuhnya pengembangan aplikasi tersebut.

Iklim perubahan inilah yang menjadikan peluang sub sektor yang satu ini menjadi sangat potensial. Disisi lain pihak sub sektor ini masih menghadapi berbagai tantangan seperti keterbatasan sdm, sedikitnya minat investor dan belum adanya kebijakan proteksi yang memihak pada kepentingan developer domestik.

Sumber : Kemenparekraf RI