dispar.ciamiskab.go.id. Pameran Foto Jurnalistik bertajuk ''Sakakala'' yang digelar pada 23–29 Desember 2025 di Pusat Budaya Karangkamulyan mendapat dukungan penuh dari Dinas Pariwisata. Pameran ini merupakan hasil kolaborasi LKBN ANTARA, Redaksi Foto Kantor Berita ANTARA, dan ANTARA Jawa Barat.
Dipilihnya lokasi pameran di kawasan Situs Bojong Galuh Karangkamulyan ini tidak lain karena mudah diakses masyarakat. Hal ini diharapkan dapat menarik lebih banyak pengunjung untuk mengenal kekayaan budaya dan sejarah, khususnya yang tumbuh dan berkembang di Negeri Tatar Galuh.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Ciamis, Heryan Rusyandi, S.Sos., M.M., yang hadir bersama jajaran membuka kegiatan tersebut menyampaikan bahwa pameran ini menjadi sarana edukasi sekaligus promosi wisata budaya serta menjadi bagian dari upaya memperkuat daya tarik wisata.
''Melalui pameran foto jurnalistik ini, masyarakat diajak memahami perjalanan budaya dan sejarah melalui karya visual yang kuat, sehingga mampu menumbuhkan apresiasi sekaligus minat berkunjung ke destinasi wisata budaya di Ciamis.'' ujarnya.
Masyarakat diajak melihat perjalanan waktu melalui karya fotografi jurnalistik yang menampilkan dinamika sosial, budaya, sejarah, hingga potensi daerah dari berbagai wilayah di Indonesia. Beragam foto dari masa lampau hingga masa kini ditampilkan sebagai sarana pembelajaran visual yang informatif dan bermakna.
Selain pameran fotografi, kegiatan ini juga dimeriahkan dengan pertunjukan seni tradisi seperti tari, musik tradisional, atraksi lais, debus, dan silat yang semakin memperkaya pengalaman pengunjung dalam menikmati ruang budaya Karangkamulyan.
Rangkaian kegiatan Pameran Foto Jurnalistik Sakakala juga dimeriahkan dengan pementasan seni tradisi serta diskusi budaya bertajuk ''Menggali Kembali Kearifan Lokal Sunda sebagai Solusi Krisis Lingkungan Global'' yang menghadirkan para pelaku budaya dan narasumber kompeten.
Melalui Pameran Foto Jurnalistik ''Sakakala'', fotografi dihadirkan tidak hanya sebagai media dokumentasi, tetapi juga sebagai sarana komunikasi visual yang mampu membangun narasi sejarah dan budaya, sekaligus memperkuat daya tarik destinasi wisata budaya di Kab. Ciamis.